 | Out of Flame | Dec 3, 2007 |
Hy my name is Hendarmawan you all can call me with hendar or wawan sometimes my classmate call me with solo, of course it's not a part of my name, but it just call name to remember me, that's my birth place well, i hope all i do can hell you all thanks alot 1. Michael Buble - Everything
You're a falling star, You're the get away car. You're the line in the sand when I go too far. You're the swimming pool, on an August day. And you're the perfect thing to say.
And you play it coy, but it's kinda cute. Ah, When you smile at me you know exactly what you do. Baby don't pretend, that you don't know it's true. Cause you can see it when I look at you.
[Chorus:] And in this crazy life, and through these crazy times It's you, it's you, You make me sing. You're every line, you're every word, you're everything.
You're a carousel, you're a wishing well, And you light me up, when you ring my bell. You're a mystery, you're from outer space, You're every minute of my everyday.
And I can't believe, uh that I'm your man, And I get to kiss you baby just because I can. Whatever comes our way, ah we'll see it through, And you know that's what our love can do.
[Chorus:] And in this crazy life, and through these crazy times It's you, it's you, You make me sing You're every line, you're every word, you're everything.
So, La, La, La, La, La, La, La So, La, La, La, La, La, La, La
[Chorus:] And in this crazy life, and through these crazy times It's you, it's you, You make me sing. You're every line, you're every word, you're everything. You're every song, and I sing along. 'Cause you're my everything. Yeah, yeah
So, La, La, La, La, La, La, La So, La, La, La, La, La, La, La, La, La, La, La
2. Michael Buble - Let me Go home
Another summer day, has come and gone away, in Paris or Rome, but I wanna go home Mm….
Maybe surrounded by, a million people I, still feel all alone, just wanna go home Oh I miss you, you know
And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you, each one a line or two, “I’m fine baby, how are you?” Well I would send them but I know that it’s just not enough My words were cold and flat, and you deserve more than that
Another aeroplane, another sunny place, I’m lucky I know, but I wanna go home Mm, I gotta go home
Let me go home~… I’m just too far, from where you are, I wanna come home
[Interlude]
And I feel just like I’m living someone else’s life, it’s like I just stepped outside, when everything was going right And I know just why you could not come along with me, this was not your dream, but you always believed~ in me
Another winter day, has come and gone away, in even Paris and Rome, and I wanna go home, let me go home…
And I’m surrounded by, a million people I, still feel alone and let me go home, Oh, I miss you, you know
Let me go home~… I’ve had my run, baby, I`m done, I gotta go home Let me go home~… It’ll all be alright, I’ll be home tonight, I’m coming back home…
Indonesian Man Great Music
1. sheilla on 7 : lihat dengar rasakan
lirik:
Dia telah berdiri Coba berlari Tak pernah dia jelang Hidup yang inginkan
Kilau hari-hari Dan birunya langit Terhapus rasa indah Terpejam oleh lelah
Dalam lelahnya mata Nikmat dunia menjelma Sejenak dia berharap Malam tanpa batas
Bunda s'lalu tanamkan Jangan pernah menyerah Jalani dan panjatkan Kelak syukur kau ucapkan pada diri Nya
Kumohonkan Mudahkan hidupnya hiasi dengan belai Mu Sucikan tangan-tangan yang memegang erat harta Terangi harinya dengan lembut mentari Mu Buka genggaman yang telah menjadi hak mereka
2. Yovie & Nuno - Menjaga Hati
masih tertinggal bayanganmu yang telah membekas di relung hatiku hujan tanpa henti seolah bertanda cinta tak disini lagi kau telah berpaling
REFF: biarkan aku menjaga perasaan ini menjaga segenap cinta yang telah kau beri engkau pergi aku takkan pergi
www.rizkyonline.com kau menjauh aku takkan jauh sebenarnya diriku masih mengharapkanmu ooh oooh
masih adakah cahaya rindumu yang dulu selalu cerminkan hatimu aku takkan bisa menghapus dirimu meskipun kulihat kau kini diseberang sana
REFF
andai akhirnya kau tak juga kembali aku tetap sendiri menjaga hati
REFF 2x
sejujurnya ak masih mengharapkanmu oooh ooohh
3. once: Aku mau
Kau boleh acuhkan diriku Dan anggap ku tak ada Tapi takkan merubah perasaanku Kepadamu
Kuyakin pasti suatu saat Semua kan terjadi Kau kan mencintaiku Dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu Aku mau cintai kekuranganmu Selalu bersedia bahagiakanmu Apapun terjadi Kujanjikan aku ada
Kau boleh jauhi diriku Namun kupercaya Kau kan mencintaiku Dan tak akan pernah melepasku
Aku mau mendampingi dirimu Aku mau cintai kekuranganmu Aku yang rela terluka Untuk masa lalu
- hendarmawan | Yovie & Nuno - Menjaga Hati [Buton Music Center] | | Yovie & Nuno | | Yovie & Nuno | | | Lihat, Dengar, Rasakan | | Kisah Klasik untuk Masa Depan | | Sheila on 7 | | | Aku Mau | | Elfonda Once Hits | | Elfonda Once (Dewa 19) | |
 | denmas | Jan 1, '08 4:23 PM for everyone |
Seorang ibu muda, Karen namanya, sedang mengandung bayinya yang kedua. Sebagaimana layaknya para ibu, Karen membantu Michael, anaknya yang pertama yang baru berusia 3 tahun, untuk menerima kehadiran adiknya. Michael senang sekali. Kerap kali ia menempelkan telinganya di perut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih di perut ibunya itu.
Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh di luar dugaan, terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen, "Bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi." Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat putrinya bila sewaktu-waktu dipanggil Tuhan.
Lain halnya dengan Michael. Sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! "Mami... aku mau nyanyi buat adik kecil!" Ibunya kurang tanggap. "Mami... aku pengen nyanyi!!" Karen terlalu larut dalam kesedihan dan kekuatirannya. "Mami.... aku kepengen nyanyi!!!" Itu berulang kali diminta Michael bahkan sambil meraung menangis. Karen tetap menganggap rengekan Michael sebagai rengekan anak kecil. Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak. Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. "Baik, setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya. Mumpung adiknya masih hidup!" batinnya.
Ia dicegat oleh suster di depan pintu kamar ICU. "Anak kecil dilarang masuk!" Karen ragu-ragu. "Tapi, suster...." suster tak mau tahu. "Ini peraturan! Anak kecil dilarang dibawa masuk!"
Karen menatap tajam suster itu, lalu berkata, "Suster, sebelum diizinkan bernyanyi buat adiknya, Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhir kalinya bagi Michael melihat adiknya!" Suster terdiam menatap Michael dan berkata, "Tapi tidak boleh lebih dari lima menit!"
Demikianlah, kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawa masuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul maut. Michael menatap lekat adiknya... Lalu dari mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring "You are my sunshine, my only sunshine, you make me happy when skies are grey...."
Ajaib! Si Adik langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya. "You never know, dear, How much I love you. Please don't take my sunshine away."
Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Karen dengan haru melihat dan menatapnya dengan tajam dan, "Terus.... terus Michael! Teruskan sayang...," bisik ibunya sambil menangis.
"The other night, dear, as I laid sleeping, I dreamt, I held you in my..." Dan, Sang adikpun meregang, seolah menghela napas panjang. Pernapasannya lalu menjadi teratur..." I'll always love you and make you happy, if you will only stay the same..." Sang adik kelihatan begitu tenang, sangat tenang.
"Lagi sayang..." bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terus bernyanyi dan.... adiknya kelihatan semakin tenang, rileks dan damai... lalu tertidur lelap.
Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isak menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian yang baru saja ia saksikan sendiri.
Hari berikutnya, satu hari kemudian, si adik bayi sudah diperbolehkan pulang. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yang satu ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah terapi ajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai mujizat Kasih Ilahi yang luar biasa, sungguh amat luar biasa!
Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwa memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahi pun membutuhkan mulut kecil si Michael untuk mengatakan "How much I love you".Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil "Michael" untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada yang mustahil bagi-NYA bila IA menghendaki terjadi. Karena Socrates dunia mengenal filsafat Karena Martin Luther dunia mengenal reformasi Karena Agnes Gonxha dunia mengenal Bunda Teresa Karena Gandhi dunia mengenal ahimsa dan satyagraha Karena Bung Karno dunia mengenal Pancasila
Karena ada Munir dunia mengenal Kontras Karena ada Karlina Leksono dunia mengenal Suara Ibu Pertiwi Karena ada Romo Sadyawan dunia mengenal Tim Relawan Karena ada Adnan Buyung Nasution dunia mengenal LBH
Karena Thomas Alva Edison dunia mengenal listrik Karena Wilbue dan Orville Wright dunia mengenal Boeing Karena Alexander Graham Bell dunia mengenal AT&T Karena Melvin Calvin dunia mengenal fortosintesis Karena Georg Cantor dunia mengenal teori himpunan Karena Charles Darwin dunia mengenal teori evolusi Karena Albert Einstein dunia mengenal toeri relativitas
Karena Bill Gates dan Paul Allen dunia mengenal micr*soft Karena ada Andrew Grove dunia mengenal Intel Karena Colonel Sanders dunia mengenal KFC Karena ada Chung Ju Yung dunia mengenal Hyundai Karena ada William Soerjadjaya dunia mengenal Astra Karena ada Jonahtan L. Parapak dunia mengenal Indosat
Karena Sukyatno Indonesia mengenal Es Teler 77 Karena ada Bob Sadino dunia mengenal Kem Chick Karena Rich DeVos dan Jay Van Andel dunia mengenal amway Karena Mark Hughes dunia mengenal Herbalife Karena Abrian Natan dkk dunia mengenal CNI
Karena Dale Carnegie dunia mengenal How to Win Friend Karena Stephen Covey dunia mengenal seven habits Karena Daniel Goleman dunia mengenal kecerdasan emosional Karena Victor Frankl dunia mengenal logo-terapi Karena Iwan Gayo Indonesia mengenal Buku Pintar Karena ada Noercholish Madjid dunia mengenal Yayasan Paramadina
Karena Anda dunia mengenal apa? gw dapat email, teman gw yg cerita seperti ini: ------------------------------- ada sebuah buku, judulnya: "Stuff – The Secret Lives of Everyday Things". Buku itu tipis, hanya 86 halaman, tapi informasi di dalamnya bercerita tentang perjalanan ribuan mil dari mana barang-barang kita berasal dan ke mana barang-barang kita berakhir. Dimulai sejak SD, saat saya pertama kali tahu bahwa plastik memakan waktu ratusan tahun untuk musnah, saya sering merenung: orang gila mana yang mencipta sesuatu yang tak musnah ratusan tahun tapi masa penggunaannya hanya dalam skala jam-bahkan detik? Bungkus permen yang hanya bertahan sepuluh detik di tangan, lalu masuk tong sampah, ditimbun di tanah dan baru hancur setelah si pemakan permen menjadi fosil.
Sukar membayangkan apa jadinya hidup ini tanpa plastik, tanpa cat, tanpa deterjen, tanpa karet, tanpa mesin, tanpa bensin, tanpa fashion. Dan sebagai konsumen dalam sistem perdagangan modern, sejak kita lahir rantai pengetahuan tentang awal dan akhir dari segala sesuatu yang kita konsumsi telah diputus. Kita tidak tahu dan tidak dilatih untuk mau tahu ke mana kemasan styrofoam yang membungkus nasi rames kita pergi, berapa banyak pohon yang ditebang untuk koran yang kita baca setengah jam saja, beban polutan yang diemban baju-baju semusim yang kita beli membabi-buta. Untuk aktivitas harian yang kita lewatkan tanpa berpikir, yang terasa wajar-wajar saja, pernahkah kita berhitung bahwa untuk hidup 24 jam kita bisa menghabiskan sumber daya Bumi ini berkali-kali lipat berat tubuh kita sendiri? Untuk menyiram 200 cc air kencing, kita memakai 3 liter air. Untuk mencuci secangkir kopi, kita butuh air sebaskom. Untuk memproduksi satu lapis daging burger yang mengenyangkan perut setengah hari dibutuhkan sekitar 2,400 liter air. Produksi satu set PC seberat 24 kg yang parkir di atas meja kerja kita menghasilkan 62 kg limbah, memakai 27,594 liter air, dan mengonsumsi listrik 2,300 kwh. Bagaimana dengan chip kecil yang bekerja di dalamnya? Limbah yang dihasilkan untuk memproduksinya 4,500 kali lipat lebih berat daripada berat chip itu sendiri.
Mengetahui mata rantai tersembunyi ini bisa menimbulkan berbagai reaksi. Kita bisa frustrasi karena terjepit dalam ketergantungan gaya hidup yang tak bisa dikompromi, kita bisa juga semakin apatis karena tidak mau pusing. Yang jelas, sesungguhnya ini adalah pengetahuan yang sudah saatnya dibuka. Pelajaran Ilmu Alam, selain belajar penampang daun dan membedah jantung katak, dapat dibuat lebih empiris dengan mempelajari hulu dan hilir dari benda-benda yang kita konsumsi, sehingga tanggung jawab akan alam ini telah disosialisasikan sejak kecil. Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki gedung FO empat lantai, Pasar Baru, atau berjalan-jalan ke Gasibu pada hari Minggu di mana ada lautan PKL: tidakkah semua baju dan barang-barang itu mampu memenuhi kecukupan penduduk satu kota? Tapi kenapa barang-barang ini tidak ada habisnya diproduksi? Setiap hari selalu ada jubelan pakaian baru yang menggelontori pasar. Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki hypermarket dan melihat ratusan macam biskuit, ratusan varian mie instan, dan ratusan merk sabun: haruskah kita memiliki pilihan sebanyak itu?
Pernahkah kita merenung, apa yang kita inginkan sesungguhnya jauh melebihi apa yang kita butuhkan? Atas nama kecukupan, satu manusia bisa hidup dengan lima pasang baju dalam setahun, bahkan lebih. Atas nama fashion, jumlah itu menjadi tidak berbatas. Atas nama kebutuhan, satu manusia bisa hidup dengan beberapa pilihan panganan dalam sehari. Atas nama selera dan nafsu, seisi Bumi tidak akan sanggup memenuhi keinginan satu manusia.
Permasalahan ini memang bisa dilihat dari berbagai kaca mata. Seorang ekonom mungkin akan menyalahkan sistem kapitalisme dan globalisasi. Seorang sosialis akan mengatakan ini masalah distribusi dan pemerataan. Tapi jika kita runut, satu demi satu, bahwa Bumi adalah kumpulan negara, negara adalah kumpulan kelompok, dan kelompok adalah kumpulan individu, permasalahan ini akan kembali ke pangkuan kita. Dan kesadaran serta kemauan kitalah yang pada akhirnya akan memungkinkan sebuah perubahan sejati.
Belum pernah dalam sejarah kemanusiaan keputusan harian kita menjadi sangat menentukan. Tidak perlu menunggu Amerika menyepakati protocol Kyoto, tidak perlu juga menunggu penjarah hutan tertangkap, setiap langkah kita-memilih merk, kuantitas, tempat, gaya hidup-adalah pilihan politis dan ekologis yang menentukan masa depan seisi Bumi.
Saya belum bisa mengorbankan komputer karena itulah instrumen saya bekerja, tapi saya bisa lebih awas dengan jam penggunaan dan mematikannya jika tidak perlu. Saya belum bisa mengorbankan kebutuhan akan informasi, tapi saya bisa memilih membaca berita lewat internet atau membaca koran di tempat publik ketimbang berlangganan langsung. Bagaimana dengan fashion? Di dunia citra ini, dengan profesi yang mengharuskan banyak tampil di muka publik, saya pun belum bisa mengorbankan keperluan fashion (baca: membeli busana lebih sering dari yang dibutuhkan), tapi saya bisa membuat komitmen dengan lemari pakaian, yakni baju yang saya miliki tidak boleh melebihi kapasitas lemari saya. Jika lebih, maka harus ada yang keluar. Dan setiap beberapa bulan saya dihadapkan pada kenyataan bahwa ada baju yang tidak saya pakai setahun lebih atau baju yang cuma sekali dipakai dan tak pernah lagi. Bukan cuma baju, ada juga buku, pernik rumah, alat dapur, bahkan sabun dan sampo yang utuh tak disentuh. Alhasil, dalam rumah saya ada semacam peti-peti 'harta karun', yang berisikan barang-barang yang harus keluar dari peredaran, karena jika dipertahankan hanya menjadi kelebihan tanpa lagi unsur manfaat. Harta karun ini lantas harus dicarikan lagi outlet untuk penyaluran.
Pada waktu perayaan 17 Agustus, di kompleks saya diselenggarakan bazaar. Para warga menyewa stand untuk berjualan. Saya ikut berpartisipasi, dan sayalah satu-satunya penjual barang bekas di antara penjual barang-baru baru. Karena bukan demi cari untung, barang-barang itu saya lepas dengan harga sangat murah. Yang membeli bukan cuma warga kompleks, tapi juga dari kampung sekitar. Hari pertama, saya sudah kehabisan dagangan. Terpaksa saya mengontak saudara-saudara saya yang barangkali juga punya barang bekas untuk disalurkan. Sama dengan saya, mereka pun punya timbunan harta karun yang entah harus diapakan. Stand saya menjadi salah satu stand paling laris selama bazaar berlangsung. Dan kakak saya terkaget-kaget dengan penghasilan yang ia dapat dari tumpukan barang yang sudah dianggap sampah.
Berjualan di bazaar tentu bukan satu-satunya jalan, ada aneka cara kreatif lain untuk memanfaatkan harta karun kita, termasuk juga disumbangkan. Namun yang lebih sukar adalah memulai membuat komitmen-komitmen pembatasan diri. Berkomitmen dengan rak buku, dengan lemari pakaian, dengan rak kamar mandi, dengan laci dapur, dan pada intinya... dengan diri sendiri. Siapkah kita menentukan batasan dan berjalan dalam koridor itu? Dan, yang lebih susah lagi, adalah pengendalian diri dari awal bersua aneka pilihan yang membombardir kita setiap hari, lalu sadar dan mawas akan rantai sebab-akibat yang menyertai pilihan kita.
Membuka diri untuk info dan pengetahuan ekologi adalah salah satu cara pembekalan yang baik. Walaupun sekilas tampak merepotkan dan bikin frustrasi, tapi kantong kresek yang kita buang tadi pagi tidak akan hilang oleh sihir, dan hamburger yang kita makan tidak dipetik dari pohon. Rantai yang menyertai barang-barang itu tidak akan hilang hanya karena kita menolak tahu. Banyak orang yang berkomentar pada saya, "Aduh, Wi. Kamu bikin hidup tambah susah saja."
Dan mereka benar. Hidup ini tak mudah. Untuk itu kita justru harus belajar menghargai setiap jengkalnya. Memilih hidup yang lebih sederhana, hidup dengan tempo yang lebih pelan, hidup dengan pengasahan kesadaran, tak hanya membantu kita lebih eling dan terkendali, tapi juga membantu Bumi ini dan jutaan manusia yang dijadikan alas kaki oleh industri demi pemenuhan nafsu konsumsi kita sendiri.
Lingkaran setan? Ya.
Tapi tidak berarti kita tak sanggup berubah. Selama ini kita adalah pembeli yang berlari. Dalam kecepatan tinggi kita bertransaksi, sabet sana sabet sini, tanpa tahu lagi apa yang sesungguhnya kita cari.
Berhentilah sejenak. Marilah kita berjalan.
---------------------
ah....duniaku....yg berharga..... Dalam sebuah kelas pelatihan, saya mengambil selembar kertas polos kemudian menggunting-guntingnya menjadi beberapa bagian. Ada guntingan besar ada juga yang kecil. Tapi jumlahnya sengaja saya buat tak sama dengan jumlah peserta dalam kelas itu, dua puluh orang.
Kemudian saya meminta kepada peserta untuk mengambil masing-masing satu guntingan kertas yang tersedia di meja depan. "Silahkan ambil satu!" demikian instruksi yang saya berikan.
Dapat diduga, ada yang antusias maju dengan gerak cepat dan mengambil bagiannya, ada yang berjalan santai, ada juga yang meminta bantuan temannya untuk mengambilkan. Dua tiga orang bahkan terlihat bermalasan untuk mengambil, mereka berpikir toh semuanya kebagian guntingan kertas tersebut.
Hasilnya? Empat orang terakhir tak mendapatkan guntingan kertas. Delapan orang pertama ke depan mendapatkan guntingan besar-besar, yang berjalan santai dan yang meminta diambilkan harus rela mendapatkan yang kecil.
Lalu saya katakana kepada mereka, "inilah hidup. Anda ambil kesempatan yang tersedia atau Anda akan kehilangan kesempatan itu. Anda tak melakukannya, akan banyak orang lain yang melakukannya".
Pagi ini di kereta saya mendapati seorang wanita hamil yang berdiri agak jauh. Saya sempat berpikir bahwa orang yang paling dekat lah yang `wajib' memberinya tempat duduk. Tapi sedetik kemudian saya bangun dan segera memanggil ibu itu untuk duduk. Ini perbuatan baik, jika saya tak mengambil kesempatan ini orang lainlah yang melakukannya. Dan belum tentu esok hari saya masih memiliki kesempatan seperti ini.
Soal rezeki misalnya, saya percaya ia tak pernah datang sendiri menghampiri orang-orang yang lelap tertidur meski matahari sudah terik. "Bangun pagi, rezekinya dipatok ayam tuh!" Orang tua dulu sering berucap seperti itu. Dan entah kenapa hingga detik ini saya tak pernah bisa menyanggah ucapan orangtua perihal rezeki itu.
Saya percaya bahwa orang-orang yang lebih cepat berupaya meraihnya lah yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan rezeki yang lebih banyak. Sementara mereka yang bersantai-santai atau bahkan bermalas-malasan, terdapat kemungkinan kehabisan rezeki.
Contoh kecil, datanglah terlambat dari jam kantor Anda yang semestinya. Perusahaan tidak hanya akan mengurangi gaji Anda akibat keterlambatan Anda, bahkan kinerja Anda dianggap minus dan itu mempengaruhi penilaian perusahaan terhadap Anda. Bisa jadi Anda tidak mendapatkan promosi tahun ini, sementara rekan Anda yang tak pernah terlambat lebih berpeluang.
Saya sering mendengar teman saya berkomentar negatif tentang apa yang dikerjakan orang lain, "Ah, kalau cuma tulisan begini sih saya juga bisa melakukannya" atau "Saya bisa melakukan yang lebih baik dari orang itu". Kepadanya saya katakan, saya yakin Anda bisa melakukannya. Masalahnya, sejak tadi saya hanya melihat Anda terus berbicara dan tak melakukan apa pun.
Sementara orang-orang di luar sana langsung berbuat tanpa perlu banyak bicara. Buktikan, jika Anda sanggup! Terus berbicara dan mengomentari hasil kerja orang lain tidak akan membuat Anda diakui keberadaannya. Hanya orang-orang yang berbuatlah yang diakui keberadaannya.
Kepada peserta di kelas pelatihan tersebut saya jelaskan, simulasi tadi juga berlaku untuk urusan ibadah. Saya tidak berhak mengatakan bahwa orang yang lebih tepat waktu akan mendapatkan pahala lebih besar, karena itu hak Allah dan juga tergantung dengan kualitas ibadahnya itu sendiri.
Tapi bukankah setiap orang tua akan lebih menyukai anaknya yang tanggap dan cepat menghampiri ketika dipanggil ketimbang anak lainnya yang menunda-nunda? Jika demikian, buatlah Allah suka kepada Anda. Karena suka mungkin saja awal dari cinta. Semoga. Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku...... Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.
Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.
Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku. Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?
Ketika aku tak paham sedikitpun tentang tehnologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap "mengapa" darimu.
Ketika aku tak dapat berjalan, ulurkan tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil. Ketika aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat.
Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau di samping mendengarkan, aku sudah sangat puas.
Ketika kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan. Waktu itu aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini, sekarang temani aku menjalankan sisa hidupku.
Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.
Salam sayang,
Ibu dan Bapak Berapa Rupiah Harga 30 Menit?
Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.
"Kok, belum tidur?" sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron menjawab, "Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?" "Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?"
"Ah, enggak. Pengen tahu aja." "Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?"
Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya.
"Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp 40.000,- dong," katanya. "Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok," perintah Rudi. Tetapi Imron tak beranjak. Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian, Imron kembali bertanya, "Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?" "Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah."
"Tapi, Ayah..." Kesabaran Rudi habis. "Ayah bilang tidur!" hardiknya mengejutkan Imron. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,- di tangannya.
Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, "Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Imron. Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok' kan bisa. Jangankan Rp 5.000,- lebih dari itu pun ayah kasih." "Ayah, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini."
"Iya,iya, tapi buat apa?" tanya Rudi lembut. "Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam harus Rp 20.000,-. Duit tabunganku kurang Rp 5.000,-. Makanya aku mau pinjam dari Ayah," kata Imron polos.
Rudi terdiam.
Ia kehilangan kata-kata. |
| Assalamu'alaikum..How sweet... in Memories . . . . .
If thereâÂÂs a chance for me to say
How precious you are in my life
And you know that is true
To be with you is all that I need
âÂÂcause with you my life seems brighter
and these are all the things I wanna say
. . . . .
yah liburan kemaren emang asyik setelah 3 minggu liburan di KKN  di desa Purwokerto ' The sweetest village ' with alot of ' skalndalz ' and ' memory ' which unforgetable trus Daftar Ulang ma KRSan,,
akhirnya tiba saatnya untuk mudik,, horeee,,,,

ada banyak agenda dirumah diantaranya reuni untuk temenò di Jogja udah aq rencanakan seh dari dulu aq dah bilang koq ma rachma ' my exactly best friend' temenò juga udah aq bilangin juga,, udah kontactò gitu,,
akhirnya hari itu tiba senin janjian jam 06.30 WIB ketemuan aq mo dijemput manax [ darista ] weleh sampe aq telpon ehh,, masih makan padahal dah dandan necis loh,,  jam 07.00 aq dijemput,, trus kerumahe ndo'i [ yanuar ] Lowh,, atex [yanto] mana?? walah aq miscall ampe 10x and telpon,,
walah dengn tanpa rasa bersalah,, masih tidur,, ya ampuuunn,,, dasar,,, janjinya jam 1/2 8 berangkat jam 9 baru banguun... Hmm,,, yah akhirnya berangkat jam 1/2 10 deh tapi ga pa pa
the Trip dengan tema ' Tour de Jogja ' pun dimulai... Teng.. teng.. teng.. ehh,,, mimpi apa semalam yah.. sampe di perempatan deket klaten.. sena semprit..
 koq bisa loh sapa seh yang salah pos polisi yang gak keliatan ato lampunya yang salah ato jalannya yang ga mboizz ato polisi yang sembunyi.. yang jelas kita ' diwajibkan bayar pajak penghasilan ' alias kena ' makan ' silup nang embong.. [ bahasa malang .red]
 kata - kata yang tak inget coz selalu mengiangò di kepalaku.. kalo inget ini jadi tertawa-tertawa sendiri.. ".... mas mas, anda baru saja melanggar ampu merah dan melanggar marka jalan untuk penyeberangan, anda kena tilang dan diharuskan sidang bla..bla.. akhirnya anda sidang ato titip kami anda terkena 2 pasal pelanggaran dengan denda Rp. 30.000 tiap sepeda [ Gleks.. Gleks.. Hiks.. Hiks.. @30ribu weleh-weleh hmm..] ...."
yah akhirnya transaksipun dimulai... eng ing eng . . .
60.000 pun melayang  . . . yah anggap pajak jalan.. Hiks...
tujuan trip yang pertama..
kose nDo'i
tapi sebelume ambil kompine nDo'i dulu..
di Service komputer
eh..
mobone error.. biosnya ga bisa..
yah harus di flash ulang neh
sorry nDo' aq ga bs bantu banyak..
[ Gomenasai.. ]
yah..
istirahat dulu ah..
trus makanò..
wah sorry ya ma..
udah buat kamu nunggu..
[ ... aku sayang kamu sejak kamu masih disitu sampai sekarang kamu tuh nggak tahu kayak apa aku sayang ma kamu kamu tuh..
ituh diamasalahnya gas.. aku nggak pernah bener-bener tahu aku nunggu gas.. nunggu.. tapi aku sadar satu hal.. ...
cie OST Alexandria ... menunggu Pagi ...
]
sorry yah indri..
Sorry banget
siang itu anakò ke paris yah that's right ParangTritis ampe sore..
maenò pasir.. bola.. ma ke air terjun di sono..
asyik,, tapi gayane kayak anakò puol
heheheh..
tapi ga pa pa
Perjalanan pun dilanjutkan...
komunikasi tetep lanjut..
sore mo ketemuan di tempate mba betty
sorry lagi..
udah malem..
rencana jemput sidiq ma swandoko
eh mereka liat pameran kompi di JEC
yah..
i'm really sorry yah ma..
aku waktu itu ga enak banget ma kamu..
sampe akhitnya aku telpon kamu..
yah aku memahami betapa kau jengkel banget ma aku..
emang itu semua salahku..
[ Gomen... ]
trus kita nungguin anak2 di masjid deket kose Sidiq
akhirnya jam 20.00 kita ketemuan
ngobrolò di kose
kangenan..

trus dilanjutin ngobrolò nya di rumah makan
makasih banget buat para donatur..
[ Domo Arrigato gozaimasu diq.. wan.. ] duh kasiannya nDo'i..
kamu koq ya pesan es jeruk..
kecuut...
anakò pesan es Kelapa Muda ma Sate tanpa Gajih..
ehm.. Enakk...
hehehehe..
yah trus cangkrukan di luar ampe rumahmakane tutup..
hehe..
yah namanya juga kangenan..
duh...
capek pooollll
trus ke kali Urang lagi deh
tidur... tidur... 
lah anakò malah nonton film
duh...
aq bangun pas adzan subuh..
trus subuhan deh..
abis itu and 
heheheh
maklum capek banget...
aq janjian ma Rachma di MIPA
jam 08.45
sorry i'm late
coz nungguin anakò
msh blom mandi
yah akhirnya aq tinggal deh
yah ntar nyusul katane..
Trus aq ke depan KFC
owh..
ada gadis melambaikan tangannya..
betapa anggunnya..
eh.. sadar euy sadar..
itu Rachma
Owalah ma..
ku kira mahasiswa situ mo nyambi part time buat bangun tuh bangunan
yang notabene ternyata Cagar Budaya
duh.. kasiannya yah..
kuliah di museum perjuangan..
hiks..hiks..
gak gak ma..
cuman bcanda..
yah kita ngobrolò
aku, manax, ma rachma..
yah ngobrol ngalor ngidul gak karuan
ancur banget deh
tapi ga pa pa
ya namanya kangenan juga..

kita rencanain buat reuni entar jam 1 di Masjid UGM
yah callingò anakò...
jam 11 rachma kuliah
yah
sorry lagi ya ma..
aq panggil kamu lagi..
ada yang lupa..
olehò..
hehehe
ampe lupa saking enake ngobrolò
[ kapanò ngobrolò lagi ya ma ]
Perjalanan pun dilanjutkan..
kita ke Malioboro..
makanò di Texas Fried Chicken..
yah biasa pajak penghasilan..
hehehe..
trus kita shoppingò
borongò kaos, sandal, gantungan kunci, dll
trus kita ke masjid UGM
calling anakò eh ternya emang rachma and indri are my best friend
dah nyampe ternyata..
lah aku nyari diluar and nungguin
eh ternyata di emperan dalam masjid..
ya maap..
trus sidiq datang
trus aku ma manax sholat
abis tuw kita ngobrolò deh..

duh gerah neh..
akhirnya kita keluar
yah tapat..
mbah gyn dateng
kita keluar cari tempat minum ma lesehan
aq ma manax calling atex ma nDo'i
lah katane atex mo balik eh trnyata blom..
[ ke Lembah UGM kali ... heheeh ga ga tex tapi bener khan.. hiks hiks.. ]
hehehe...
kita ngobrolò ma minumò di lesehan depan GSP UGM
yah aku [masamir], manax, atex, nDo'i,mbah Gyn, Rachma, Indri..
jadi inget masa SMA dulu yah..
masa masa perjuangan bersama..
how sweet memories..
[
Bintang malam katakan padanya Aku ingin melukis sinarmu di hatinya Embun pagi sampaikan padanya Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
...
Lagu rindu ini kuciptakan Hanya untuk bidadari hatiku tercinta Walau hanya nada sederhana Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan...
duh.. romantisnya.. Kerispatih -Lagu Rindu-
]
yah..
kita ngobrolò
sana sini
ngalor ngidul
ngetan ngulon
heheheh..
rasa rindu ini dah terobati
jadi tenang ke malang

trus kita ke Kali Urang lagi
ambil barang ma pamitan
bye Jogja
Akhirnya Tour de Jogja pun berakhir
meninggalkan kesan kesan yang tak terlupakan
[ All the way Craig ... Don't Love You No More.. hehe albumnya Craig David - The Story Goes 2005- ]
atex..
nDo'i..
manax..
Rachma..
Indri..
Sidiq..
Swandoxo..
mbah Gyn..
Thanks alot
You all are my best friend i ever have..
[ The best i ever had by Vertical Horizon]
Thanks for everything...
I hope someday we'll meet again
Together...
 weleh.. capek neh . . . seharian ada aja yangharus dikerjain.. hmm... pengen tulis semua tapi badan dah suntuk n capek gini gimana yah. . . yah mungkin perlu istirahat neh gimana yah besok ikut CCNA [ Cisco Certified Network Association ] gak yah.. tapi koq mahal gini yah . . . emang sekarang ga da yang gratis . . . owh... Alhamdulillah..
Akhirnya setelah lembur 4 hari lebih ampe ga bobo' malem
akhirnya selesai juga project buat router squid dan limiter
aku jadi belajar banyak dari situ
wow
baru aku sadari.. [ tangga ]  Alhamdulillah . . . Akhirnya setelah 11 hari mencari CCNA hehe akhirnya selesai juga tiap hari ujian, tiap hari harus belajar modul ampe bolos kuliah segala tapi gak semuanya bolos koq, kalopun bolos minta izin ma dosen ato at least TA jurus paling ampuh mahasiswa mengakali presensi 80% hiks Alhamdulillah . . . semuanya dah berakhir senang dah lulus ujiannya gak percuma belajar modul yang aduh.. bikin pusing udah pake inggris trus masalah elektronik lagi weew!! perfect make me confuse and the birds spanning around my head pheww!! hehe makasih semuanya yang telah mendukungku selama ini. thanks yah ma, Rachmawati kamu emang temenku yang mo mengerti aku indri,, kamu cepet sembuh yah,, sorry aku gak bisa jenguk kamu,, me hanya bisa doakan kamu dari sini,, banyak istirahat, berdoa, makannya yang banyak yah, kalo perlu jatahnya rachma kamu ambil deh ga pa pa ^_^ sorry ma,, becanda doang ;p Thanks to my Father, my Mother, my Little Sister you all always make me so energic allday. so i promise for sure to dedicate my best for you all. greets to: All CCNA1 participant : pak dedy 'bocah tua nakal', mas iqbal 'cumlauds man', sugi 'smart boy', mobenma 'moses gitu loh', dina chan 'penting ga seh?', and me 'exactly !!' All CCNA1 instructor : mas Ratno 'the 403 man' mas kasyful 'hmoulinsart'  How Precious Our Life . . . Alow everybody Alow Rachma.. [why rachma? coz ithing the one and only one who read my blog recently is you  ] Sorry but i wanna write in english not for other reason, its only to train myself for it. And for now and tomorrow i'll learn more english with this habits Haha just for Intermezo dont to be strange about it okey are you know that life is so.. so.. beautiful so great you know i remember with 'Mother Teresa' said. here it is: Life is an opportunity, benefit from it. Life is beauty, admire it. Life is bliss, taste it. Life is a dream, realize it. Life is a challenge, meet it. Life is a duty, complete it. Life is a game, play it. Life is a promise, fulfill it. Life is sorrow, overcome it. Life is a song, sing it. Life is a struggle, accept it. Life is a tragedy, confront it. Life is an adventure, dare it. Life is luck, make it. Life is too precious, do not destroy it. Life is life, fight for it. so.. what will we do after know that? right.. you know your own answer ones who know 'exactly' who is you is only yourself Btw dont forget.. we are not alone, we have others. all people around the world is make society to recognize that they're exist. so don't ignore others. i remember what is Northrup Christiane saying: âÂÂFeeling grateful or appreciative of someone or something in your life actually attracts more of the things that you appreciate and value into your life." --Northrup Christiane one more.. life can be like hell if everyone can't realize how to appreciate it. right? i also remember what are Albert Einstein says: âÂÂThe world is a dangerous place to live, not because of the people who are evil, but because of the people who don't do anything about it." --Albert Einstein Just admire and pray in order to thanks for 'Who are the Greatest Creaturer' That's Allah ' Allah The Greatest Allahu Akbar ' ' Thankyou Allah ' -masamir-  How Precious Our Time if You realize it ! Gunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya.. ' Alwaktu Kasyaifi ' time is like a sword, if you not ready, it can slight you.. Take time to all you can dont waste your time anymore okey? Take time to work - it is the price of success Take time to think - it is the source of power Take time to play - it is the secret of perpetual youth Take time to read - it is the fountain of wisdom Take time to be friendly - it is the road to happiness Take time to love and be loved - it is the nourishment of the soul Take time to share - it is too short a life to be selfish Take time to laugh - it is the music of the heart Take time to dream - it is hitching your wagon to a star Take time to pray - it is sign to another worlds Remember that our 'Time' can't repeated anymore -masamir-  aku sendiri bingung.. just why.. and why..
im fear to face the future..
it's almost dark imagination in my mind
but you know? recently after i open my mind and thinking it's all
i can smile again..
^_^ Just Dare to Fail..
Life is not only place for winner whether loser
nor success or fail
Life is a process
it's okey if you are fail but dont stop your steps
Just try and try again
it's better
^_^
Dont ever think you are late. because as George Elliot said:
âÂÂIt is never too late to become what you might have been."
--George Elliot But remember one things, like Guy Kawasaki said:
âÂÂBetter to fail at doing the right thing than to succeed at doing the wrong
thing."
--Guy Kawasaki so Just Do it right now..
Okey?
Ganbatte Ganbarou!!
Ganbatte Kudasai!! -masamir-
 How Allah love us with our pray Are you ever thinking that your pray is nothing and not to be answered? oh my.. stop thinking like that anymore because you know Allah know everything and anything about us and about all.. Ya Allah i can just only praying for You I asked for strength and Allah gave me difficulties to make me strong I asked for wisdom and Allah gave me problems to solve I asked for prosperity and Allah gave me brawn and brains to work I asked for courage and Allah gave me dangers to overcome I asked for patience and Allah placed me in situations where I was forced to wait I asked for love and Allah gave me troubled people to help I asked for favors and Allah gave me opportunities I received nothing I wanted but I received everything I needed AND FINALLY MY PRAYER HAS BEEN ANSWERED ^_^ -masamir-  | Guestbook | |
 | soloooooooooooooooooooooooo |
 | hello......sukses,udah pada lihat laskar pelangi blum....novel penginspirasi |
 | Hi mampir yuks... Ada ular tangga yg bisa pake foto lo...
S I D K A R Thematic Kids Event & Birthday Souvenir |
 | bro, kalau mau lihat Artikel dan Wacana ku di www.daru-setiawan.blogspot.com kasih Komentar ya...
kalau mau lihat Dairy Kehidupan ku . see at www.darusetiawan.wordpess.com
punten kalau untuk Multiply belum ana berdayakan(manage) so sementara masih nganggur.
wassalamu'alikum.. |
 | Assalamu'alaikum...numpang lewat yak... tulisannya bagus tuh :D |
 | Assalamu'alaykum..... numpang ngisi bukutamu mas.... |
 | wa'alaikumsalam... monggo silahkan mbak aurasinai :) ahlan wa sahlan... selamat datang ^_^ |
 | salamu'alaikuuum! numpang lewat mas! (^_^) makasi dah mampir. |
| |